Hari Anak Nasional (HAN) merupakan salah satu perayaan penting di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 23 Juli. Tahun ini Hari Anak Nasional memasuki peringatan yang ke-41.
Dalam rangka perayaan HAN 2025 ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) juga telah merilis pedoman peringatan Hari Anak Nasional ke-41. pedoman tersebut memuat informasi penting seputar perayaan HAN, meliputi tujuan , tema, dan filosofi logo, hingga panduan teknis penyelenggarannya
Sebelum membahas lebih jauh mengenai perayaan HAN 2025, penting untuk memahami terlebih dahulu mengenai sejarah peringatan tersebut. Mengutip dari laman KemenPPPA RI, sejarah penetapan Hari Anak Nasional bermula di tahun 1979 Ketika pemerintah telah menetapkan Undang-undang RI Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak.
Setiap tahunnya KemenPPPA RI merilis tema yang berbeda untuk memperingati Hari Anak Nasional. Adapun tema yang diangkat pada tahun 2025 ini yaitu "Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia EMAS 2045".
TEMA HARI ANAK NASIONAL
Selain tema utama, terdapat pula 5 sub tema Hari Anak Nasional 2025, yaitu:
1.Generasi Emas Bebas Stunting: Investasi Gizi Sejak Dini
2.Anak Cerdas Digital: Aman dan Positif di Dunia Maya
3.Pendidikan Inklusif untuk Semua: Tak Ada Anak TertinggaL
4.Stop perkawinan Anak: wujudkan impian anak indonesia
5.Anak terlindung munuju indonesia emas 2045. hentikan kekerasan sekarang.
Logo Resmi HAN 2025
Selain merilis tema, Kemen PPA juga merilis logo resmi untuk peringatan Hari Anak Nasional 2025. Berikut ini visual dan penjelasan mengenai filosofi logo HAN ke-41 Tahun 2025.
Filosofi Logo Hari Anak Nasional ke-41
Tiga Anak yang Memegang Bendera Merah Putih
Setiap anak termasuk anak disabilitas memiliki impian (cita-cita) yang dapat diraih dengan doa, semangat dan dukungan keluarga. Anak sebagai generasi penerus bangsa, perlu didukung dan dilindungi, agar tumbuh sebagai manusia dewasa yang berjiwa Pancasila di bawah naungan sang saka merah putih.
Warna Merah dan Putih
Menjadi kebersamaan dan nasionalisme anak-anak Indonesia untuk
tetapi kreatif dan bersemangat tetap saling mendukung dalam melewati masa sulit.
Garis Berwarna Abu-abu
Situasi perubahan kebutuhan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak sesuai potensi dan tingkat kerentanan anak yang tetap harus diupayakan pemenuhan hak dan perlindungannya.